Costa dan Suarez Menekan Ronaldo Dalam Perburuan Sepatu Emas

Costa dan Suarez Menekan Ronaldo Dalam Perburuan Sepatu Emas

Costa dan Suarez Menekan Ronaldo Dalam Perburuan Sepatu Emas

Striker Liverpool asal Uruguay, Luis Suarez dalam statistik untuk mendapatkan Sepatu Emas Eropa telah naik drastis posisinya. Penyerang The Reds tersebut naik 13 peringkat ke posisi keempat. Sementara itu yang menempel ketat Cristiano Ronaldo dalam statistik adalah Diego Costa penyerang Spanyol milik klub Atletico Madrid. Luis Suarez yang mencetak empat gol melawan Norwich City kemarin telah merangsek ke posisi keempat dalam perburuan mendapatkan Sepatu Emas Eropa. Padahal penyerang berusia 26 tahun tersebut sempat tidak bermain dalam beberapa pertandingan pembukaan musim yang baru berjalan ini karena seperti biasa dia mendapatkan hukuman atas tindakan kontroversialnya.

Tetapi, penampilan impresifnya sejak dia kembali telah membawanya sebagai salah satu penyerang yang sangat diperhitungkan di Eropa. Sementara itu di bawahnya terdapat nama penyerang Fiorentina asal Italia asli Giuseppe Rossi yang susah payah mendaki sampai peringkat kelima ini. Kemudian muncul juga nama penyerang Sergio Aguero yang akhirnya masuk jajaran 10 besar. Sebelumnya para pemain seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Thierry Henry dan Diego Forlan telah memenangkan Sepatu Emas Eropa musim-musim sebelumnya, dengan Messi penyerang asal Argentina tersebut menjadi pemenang terakhir dengan 46 gol di musim 2012-2013. Bahkan nama-nama besar pernah meraihnya juga seperti Ronaldo (Brazil), Marco Van Basten (Belanda), Eusebio (Portugal) dan Gerd Muller (Jerman).

Bobot gol yang masuk ditentukan oleh peringkat liga negara berdasarkan Koefisien UEFA, yang pada akhirnya tentu berpengaruh tidak hanya jumlah gol tetapi juga bobot liga tersebut. Koefisien UEFA sendiri didapatkan dari prestasi klub-klub liga tersebut dalam lima tahun terakhir kompetisi UEFA baik Liga Champions maupun Liga Eropa. Gol yang dihasilkan di negara yang berposisi Lima Besar di UEFA akan dikalikan dua, kemudian gol yang dicetak di Liga yang berperingkat enam sampai 21 dikalikan 1,5. Lalu sisanya hanya dikalikan satu saja. Jadi belum tentu seorang pemain misalnya menghasilkan 50 gol di liga antah berantah Eropa seperti Belarusia misalnya akan menjadi pemenang karena seorang pemain yang menghasilkan 30 gol di Liga Spanyol sudah bernilai 60 karena dikali dua.

Maka, memang yang berpeluang menyabet European Golden Shoe adalah para pemain yang menghuni liga Inggris, Spanyol, Jerman, Inggris dan Italia. Untuk hal tersebut maka siapapun yang menjadi top skorer di liga-liga tersebut kemungkinan akan meraih Sepatu Emas tersebut. Tinggal siapa yang mencetak gol lebih banyak dengan jumlah pertandingan yang lebih sedikit dan liga yang mungkin akan lebih ketat menjelang akhir musim. Ingat ini belum separuh perjalanan di musim 2013-2014 ini semuanya masih mungkin terjadi di sisa laga yang akan dijalani. Karena sepak bola itu bundar dan permainan bisa cepat berubah.