Villas-Boas Diberitakan Diambang Pemecatan

Villas-Boas Diberitakan Diambang Pemecatan

Villas-Boas Diberitakan Diambang Pemecatan

Posisi manajer Tottenham Hotspur Andre Villas Boas di ambang bahaya setelah kekalahan 6-0 pada hari Minggu di Manchester City, dengan media Inggris banyak menyebut bahwa Chairman Daniel Levy dan pemilik Joe Lewis dikatakan kehilangan kesabaran dengan pelatih kepala karena ia telah “berusaha untuk menyalahkan semua orang menghambat dirinya hingga mengalami kesulitan baru-baru ini”. The Guardian melaporkan bahwa Spurs harus mengamankan hasil positif saat menjamu Manchester United pada hari Minggu jika mereka ingin menghindari perubahan posisi dalam klasemen di Liga Primer. Klaim tersebut di ikuti laporan serupa di Daily Mail, yang menambahkan bahwa para pemain “marah” ketika manajer asal Portugal tersebut mengatakan tim harus “malu” tentang kinerja buruk mereka di Stadion Etihad – meskipun bek Jan Vertonghen kemudian menegaskan para pemain masih mendukung pelatih.

Berbicara kepada talkSPORT, bos Queens Park Rangers Harry Redknapp bersikap kritis terhadap tampilan Spurs di City dan mantan klub yang di latihnya tampak seperti sekelompok orang asing. Dia berpendapat bahwa penjualan Gareth Bale ke Real Madrid telah menunjukkan kelemahan dalam skuad. “Untuk pertama kalinya, Tottenham memang terlihat seperti sekelompok orang asing pada hari Minggu,” kata Redknapp manajer yang digantikan oleh Villas Boas di musim panas 2012 setelah memimpin Tottenham finish di urutan keempat Liga Primer Inggris. “Mereka punya banyak pemain menyerang. Mereka telah hampir menjadi kelebihan beban dengan pemain yang memiliki tipe yang sama.”

“Di masa lalu, ketika mereka memiliki Gareth Bale, dia adalah bakat yang fantastis yang pasti akan menarik mereka keluar dari kesulitan. Ada banyak permainan di mana ada dua menit untuk pergi dan tiba-tiba sedikit sihir dari Gareth Bale dan tiga poin telah berhasil di raih. Yah, mereka sekarang telah kehilangan sihir yang fantastik.” “Dia adalah bakat spesial. Sudah sulit untuk menggantikannya dan itu adalah masalah besar untuk Spurs.” Meskipun demikian, ia mengatakan bahwa ia berharap Spurs untuk memenagkan pertandingan dan merasa pertemuan dengan United adalah kesempatan yang ideal untuk melakukannya.

“Mereka punya permainan besar akhir pekan ini,” katanya. “Jika saya mengelola Tottenham, saya akan lebih bahagia bermain Man United daripada saya akan melawan Stoke. Ini adalah pertandingan di mana Tottenham bisa memiliki langkah yang nyata dari untuk memainkan tim yang anda diharapkan untuk menang.” Tottenham Hotspurs saat ini berada di peringkat ke 9 klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan memiliki modal poin 20, sama dengan poin yang di miliki peringkat ke-8 Newcastle. Dengan hasil menang 6 kali, imbang 2 kali dan kalah 4 kali, Tottenham bisa di nilai ber kinerja buruk karena memiliki jumlah gol minus 3.